Home > Other > ...
𝗔𝗽𝗮 𝗛𝗮𝘀𝗶𝗹 𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗦𝘂𝗱𝗮𝗵 𝗗𝗶𝗰𝗮𝗽𝗮𝗶 𝟭𝟳+𝟴 𝗧𝘂𝗻𝘁𝘂𝘁𝗮𝗻 𝗥𝗮𝗸𝘆𝗮𝘁?
Hai SNIPers! kemarin Jum'at, 5 September 2025 adalah deadline dari tuntutan 17+8. Masyarakat senantiasa menantikan perkembangan terbaru mengenai aspirasi rakyat tersebut. Ada beberapa pihak yang masih pesimis dan menganggap tidak akan ada perubahan yang terjadi. Ada juga pihak lain yang berusaha optimis dan berharap akan ada secercah harapan yang datang menjadi nyala api semangat untuk kita semua.
Jum'at, 5 September 2025. Pukul 18:24 WIB DPR RI menggelar konferensi pers untuk menjawab 17+8 tuntutan rakyat. Berikut adalah hasil yang diumumkan pada konfrensi pers tersebut:
1. DPR RI menyepakati menghentikan pemberian tunjangan perumahan Anggota DPR RI terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2025.
2. DPR RI melakukan moratorium kunjungan kerja luar negeri DPR RI terhitung sejak tanggal 1 September 2025, kecuali menghadiri undangan kenegaraan.
3. DPR RI akan memangkas tunjangan dan fasilitas Anggota DPR, setelah evaluasi meliputi:
• Biaya langganan (a) daya listrik dan (b) jasa telepon;
• Biaya komunikasi intensif, dan
• Biaya tunjangan transportasi.
4. Anggota DPR RI yang telah dinonaktifkan oleh Partai Politiknya tidak dibayarkan hak-hak keuangannya.
5. Pimpinan DPR RI menindaklanjuti penonaktifan beberapa anggota DPR RI yang telah dilakukan oleh Partai Politik melalui Mahkamah Partai Politik masing-masing, dengan meminta Mahkamah Kehormatan DPR RI untuk berkoordinasi dengan Mahkamah Partai Politik masing masing yang telah memulai pemeriksaan terhadap anggota DPR dimaksud.
6. DPR RI akan memperkuat transparansi dan partisipasi publik yang bermakna dalam proses legislasi dan kebijakan lainnya.
Ini merupakan satu perkembangan yang bisa jadi pertanda baik bahwa negara ini akan lekas membaik dan akan terus membaik.
Abigail Limuria, seorang konten creator sekaligus aktivis. la memberikan suatu statemen yang luar biasa membuat saya terpukau.
"Saya yakin, walaupun mungkin 17+8 ini tidak dijalankan. Ada satu yang sudah pasti, yaitu momen ini sudah menjadi edukasi politik yang luar biasa bagi seluruh rakyat Indonesia. Sudah lebih banyak warga yang lebih Awere, yang lebih paham proses politik, yang sudah paham demokrasi, paham hak-hak mereka, paham bahwa aspirasi mereka boleh didengar, dan mereka udah tidak mau diam lagi." Ungkapnya pada Kamis, 4 September 2025 di depan gedung DPR RI.
Mari terus bersuara dengan lantang. Agar masyarakat sadar bahwa memahami politik bukan hanya untuk sebagian pihak saja. Akan tetapi seluruh rakyat Indonesia juga harus paham dan peduli terhadap hal tersebut.
Teruntuk saudara-saudara yang sudah berjuang, berkorban, dan bersuara. Untuk teman-teman yang turun kejalan dan juga yang bersuara melalui media social. Kontribusi SEKECIL apapun adalah hal yang SANGAT BERARTI untuk kita SEMUA. Saya ucapkan terimakasih yang teramat dalam kepada rekan-rekan sekalian. Dan untuk negaraku, selamat ulang tahun yang ke 80 tahun. Lekas sembuh negara ku tercinta, INDONESIA.