Home > Other > ...
Kenapa Bahagia Hanya Sementara?
Hai SNIPers! Kalian pernah ngerasa ga sih kalau rasa bahagia itu tidak bertahan lama? Rasanya bahagia itu berlalu begitu cepat, ternyata ada alasan di balik itu lhoo.
Dilansir dari nationalgeographic.grid.id, penelitian menyatakan ada istilah yang adaptasi hedonis atau treadmill hedonis. Ungkapan itu menggambarkan seperti roda kesia-siaan hamster, lari terus-menerus menuju sesuatu yang lebih baik sambil berguling kembali ke tempat awal dan tidak pernah benar-benar membuat kemajuan.
Adaptasi hedonis pertama kali didefinisikan pada tahun 1971 oleh Brickman dan Campbell dalam sebuah artikel berjudul "Relativisme Hedonis dan Perencanaan Masyarakat yang Baik". Ini mengacu pada kecenderungan khas manusia untuk kembali ke tingkat kebahagiaan atau ketidakbahagiaan yang cukup stabil, apa pun yang terjadi dalam hidup mereka.
Dilihat dengan cara ini, treadmill hedonis mungkin sebenarnya ketahanan atau ketabahan manusia. Jika kita tahu bahwa kejadian yang menyebabkan kesedihan atau kemarahan yang hari ini akan hilang besok, meninggalkan perasaan yang kira-kira sama seperti kemarin, mungkin akan lebih mudah bagi kita untuk melewati masa-masa sulit.
Jadi gimana nih tanggapan SNIPers?? Apakah kalian juga merasakan hal yang sama? Kalian bisa tulis pengalaman kalian di komentar.