Home > Other > ...

Susahnya Bagi Waktu antara Organisasi dan Belajar, Tapi Kok Tetap Dilakuin?

Hai, SNIPers!


Pernah nggak sih kalian ngerasa 24 jam itu kurang banget? Pagi sampai siang belajar di kelas, sore lanjut rapat organisasi, malamnya masih harus ngerjain tugas. Belum lagi kalau ada event besar yang harus dipersiapkan. Rasanya capek? Banget. Tapi anehnya… tetap dijalanin.


Menjadi siswa yang aktif di organisasi memang bukan hal yang mudah. Berdasarkan beberapa penelitian pendidikan, siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atau organisasi sekolah cenderung memiliki kemampuan manajemen waktu dan kepemimpinan yang lebih baik dibandingkan siswa yang tidak ikut kegiatan tambahan. Namun di sisi lain, mereka juga memiliki risiko mengalami stres akademik jika tidak mampu mengatur prioritas dengan baik.


Di sinilah tantangannya.


Bagi waktu antara organisasi dan belajar bukan sekadar soal membagi jam, tapi membagi fokus dan energi. Kadang badan ada di kelas, tapi pikiran masih kepikiran rundown acara. Kadang lagi rapat, tapi deg-degan karena besok ada ulangan. Rasanya seperti hidup di dua dunia yang sama-sama menuntut tanggung jawab.


Lalu kenapa tetap dilakuin?


Karena organisasi bukan cuma soal sibuk. Di sana kita belajar hal-hal yang nggak selalu diajarkan di buku pelajaran. Kita belajar komunikasi, kerja tim, kepemimpinan, cara menghadapi konflik, bahkan cara menerima kritik. Soft skill seperti ini justru sering disebut sebagai keterampilan penting di dunia kerja nanti.


Selain itu, organisasi juga jadi tempat kita bertumbuh sebagai pribadi. Kita belajar mengatur emosi saat lelah, belajar bertanggung jawab saat diberi amanah, dan belajar bangkit saat acara tidak berjalan sesuai rencana. Semua itu membentuk mental yang lebih kuat.


Tapi tentu saja, semuanya harus tetap seimbang. Kuncinya ada di manajemen waktu dan kesadaran diri. Membuat to-do list, menentukan prioritas, berani mengatakan “tidak” saat sudah kewalahan, serta menjaga waktu istirahat adalah langkah penting agar tidak burnout. Ingat, produktif itu bagus, tapi sehat jauh lebih penting.


SNIPers, aktif itu keren. Tapi aktif dan tetap berprestasi itu lebih keren lagi. Jangan sampai organisasi jadi alasan nilai turun drastis, dan jangan juga nilai bagus membuat kita takut mencoba hal baru.


Pada akhirnya, sibuk karena tanggung jawab jauh lebih bermakna daripada sibuk tanpa arah. Capeknya mungkin terasa sekarang, tapi pengalaman dan pelajarannya akan terasa sampai nanti.


Jadi, kalau hari ini kalian lagi merasa lelah karena harus membagi waktu antara belajar dan organisasi, tenang… kalian nggak sendirian. Dan selama masih bisa diatur dengan baik, semua itu akan jadi cerita perjuangan yang membanggakan.


Semangat terus, SNIPers! ✨

Ditulis oleh :

Keisya Adelia Ibrahim